h1

MSI rilis “Click BIOS” Mainboard

August 12, 2008

Huaah…. akhirnya gw dapet kesempatan lagi buat update my lovely blog, setelah sekian lama gak bisa gara2 kebentur beberapa masalah. tapi karna masalah ini, gw bisa dapat satu artikel yang bagus.

kira-kira 2 minggu lalu, PC gw gak mau display gara-gara ada masalah pada mainboardnya. dari situ gw kepikiran mau ganti motherboard baru. yah, awalnya gw baca-baca majalah buat nyari referensi, tapi karna gak pusa gw langsung mampir ke situs resminya MSI trus gw nemuin berita bagus dari MSI (kebetulan motherboard gw MSI juga).

beberapa waktu lalu, MSI memperkenalkan “Click BIOS” mainboard di taipei, taiwan. teknologi “Click BIOS” ini menggunakan UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). yah, secara kalian tau sendiri kan BIOS (Basic Input Output System) itu termasuk bagian penting dari PC. tapi karena user interfacenya kurang menarik (kayak gambar pertama tuh…), jadi hal ini cukup jarang tersentuh oleh penggunanya. tapi BIOS generasi baru besutan MSI ini tampil dengan GUI (Graphical User Interface) yang user friendly. keren kan?

karena dengan menggunakan framework UEFI, jadi Click BIOS bisa dioperasikan dengan menggunakan mouse. gak hanya itu aja, Clic BIOS juga memberikan dukungan multi bahasa, konektivitas jaringan, instalasi aplikasi tambahan, sampe multimedia player, game dan update aplikasi secara online. gimana?

Click BIOS ini bakal disediain pada motherboard terbaru dari MSI. diantaranya MSI P45D3 Platinum yang udah tersedia, dan pada seri P45 diamond dan platinum yang bakal nongol akhir agustus 2008.

yah, untuk keternagan yang lebih lanjut, jangan hubungi dokter!. langsung aja liat di artikel aslinya, di http://global.msi.com.tw/index.php?func=newsdesc&news_no=637

to continued….

h1

Go green…! Book or e-Book?!

July 12, 2008

Duh, capek nih….. haGo Green!!!ri ini gw baru aja ngikutin acara gathering family yang di adakan oleh perusahaan bokap gw di daerah gunung geulis tepatnya di mana gw juga gak tau (yang pengen tau, googling sonoh…!). gathering kali ini ngambil tema Go Green yang bertujuan buat ngingetin kita klo skarang efek global warming dah kerasa banget. buktinya aja, walaupun acaranya di adain di atas gunung, tapi tetep berasa panas buanget coy….

tapi kali ini gw gak bakalan ngulas kejadian2 aneh yang ada disana, termasuk munculnya kaka “selang”. kali ini gw bakal ngulas tetang buku. yah, secara gunung, jadi disana banyak pohon-pohon yang memicu otak kanan gw mulai berintuisi  tentang tulisan kali ini.

ada apa dengan buku? yah, secara, lw pada tau sendiri kan klo bahan dasar buku itu berasal dari kertas yang notabenenya di buat dari serat kayu yang di ambil dari pohon. lw tau sendiri, sekarang penyebab beberapa bencana alam di dunia ini disebabkan oleh pohon. misalnya banjir, bencana ini di sebabkan karena pohon di hutan pada di gundulin kayak kepalanya mang jaja (temenya sule itu loh…) ditambah bumbu pelengkapnya, ujan deres. dan juga bencana yang lagi nge-trend saat ini (udah kayak baju aja…) yaitu global warming.

nah, kan lw udah tau global warming banyak bikin kerugian buat kite. contohnya, suhu bumi naik yang menyebabkan kulit indah gw gosong akibat sentuhan manis dari sinar sang mentari. trus hubungannya ama buku apa? nah, secara buku kan di buat pake pohon, berarti pohonya harus di tebang trus di olah dan kemudian di proses jadi buku kan?! nah, pohon yang ditebang ini lah yang menjadi salah satu tersangka utama dari global warming.

menurut mang Steven Haryanto (seorang system analist & pemerhati sekuriti), buku adalah sebuah medium informasi yang nondigital yang memiki berbagai kekurangan, diantaranya tidak interaktif, tidak up-to-date, dan katanya udah gak cocok di jaman digital kayak gini.

coba pikir, ketika di jaman yang kata orang jaman digital yang taunya mencet tombol doang, distribusi buku fisik ini di ubah menjadi elektronik yang bakalan menutupi kekurangan dari buku tersebut. pertama, harga buku bisa turun sekitar 20-25 % karena tidak adanya biaya cetak. kedua, kita bisa menyelamatkan sekitar 20 juta pohon per tahun seandainya 3 milyaran buku tidak perlu lagi di cetak setiap tahunnya. ketiga, mengurangi beban dan space (yang gak tau artinya, silahkan bertanya kpd mbah google). yah, beberapa buku panduan lengkap kayak bahasa pemrograman C++ bisa sampe 3-4 kg. kolektor buku pun harus menyediakan tempat khusus untuk buku-buku kesayangan mereka. hal ini dapat di minimalisasi atau bahkan dapat di hilangkan dengan meruabh buku menjadi e-Book.

lagian, rata-rata dari kita saat ini saja sudah tidak mempunyai waktu untuk membaca lebih dari 1 buku per minggu atau bahakan per bulan. ke depannya, kita tidak tau kesibukan apa lagi yang bakal kita hadapi sementara waktu tetap 24 jam sehari. nah, dengan ini orang hanya akan membaca ringkasannya saja. banyak buku bisnis atau psikologi praktis, yang sebetulnya initnya hanya 1-10 halaman yang kemudian di melarkan menjadi 250-500 halaman. jadi, kedepannya mungkin orang-orang hanya buth waktu 5 – 30 menit untuk membaca sebuah halaman website yang berisi ringkasan buku.

e-Book memberi beberapa kelebihan seperti dapat di search, di salin gratis (hohoho, gw banget…) dan di simpan tanpa makan tempat dan makan usia. di masa depan, di mana akan banyak perubahan di dunia maya ini, e-Book harusnya dapat di buat lebih interaktif. misalnya, kita dapat mengirimkan komentar atau pertanyaan tentang buku ke penulis dengan cara yang sering di gunakan di jaman ini, yaitu tinggal klik aja.

nah, yang sekarang menjadi bahan pikiran adalah kapan hal ini bisa terwujud. yah, kayak kata pepatah,” perubahan tidak semudah mebalikkan telapak tangan”. akan ada pro dan kontra soal hal ini, terutama bagi industri besar buku, percetakan, dan penerbitan. mereka butuh waktu lama untuk berubah. akses ke komputer terutama bagi anak-anak dan kalangan bawah pun masih belum merata. tapi semua ini hanyalah masalah waktu aja. (By:Steven Haryanto, PC MEDIA edisi 06/2008. edited by : mad)

so, sekarang apa yang lw pikirin tentang hal ini? it’s Book? or e-Book?

to be continued… Read the rest of this entry »

h1

Seminar IT Entrepreneur di UI

July 10, 2008

Keren Abiiiis coy……!!! itu kata-kata pertama gw pas gw ikutan seminar ini. seminar ini mengambil posisi di Fakultas Tekhnik Universitas Indonesia, lebih tepatnya di Engeneering Center lt. 4 (kalo masih gak ketemu juga, googling sonoh…!!). seminar ini di bagi menjadi tiga sesi dimana pembicaranya adalah seorang pengarang buku-buku IT. gw lupa namanya nih, maklum aja coz gw juga ngelewatin sesi pertama ini gara-gara gw lupa klo hari ini ada acara seminar. lanjut… sesi kedua di pandu oleh seorang pengusaha yang namanya gw juga lupa (masih muda kok pikun seh…?!). jujur, disesi kedua ini gw kurang bersemangat karna maklum aja nieh, gw gak minat di bidang ini. kemudian dilanjutkan dengan sesi ketiga yang mengambil topik tentang IT Entrepreneur yang di pandu oleh seorang bapak yang bertubuh gemuk, berkulit agak gelap, lucu, gokil, narsis (maaf ya pak Romi….) dan yang paling penting beliau ini mempunyai wawasan yang luas tentang bidang IT (ya iyalah, secara doi udah bergelut bidang ini semenjak doi melanjutkan pendidikannya di jepang). yah, karena sesi ketiga ini sangat berkesan, jadi gw jadi inget banget nama beliau yaitu Bpk. Romi Satria Wahono. namanya terdengar sangat familiar ya? ya iyalah, secarai doi tuh pendiri ilmukomputer.com geto loh….

topik yang beliau sampaikan sangat menarik apalagi ditambah dengan cara penyampaian beliau yang gak kaku malah kalo gw bilang sih, Gokil man…!!!. beliau menyampaikan topik tentang bagaimana kita bisa mengelola internet menjadi suatu usaha yang bisa mendatangkan banyak manfaat, baik bagi diri kita sendiri maupun buat orang laen. disini beliau juga menyampaikan bagaimana cara seorang yang bekerja secara open source (yang gak ngerti, googling lah…) bisa meraup kentungan.

beliau banyak menjelaskan tentang masalah branding ato yang lebih dikenal dengan image building (apaan tuh? kayaknya gw gak kenal deh…). disini beliau banyak memberikan contoh tentang masalah branding. yang lebih gilanya lagi nih, doi ngasih contoh gak jauh-jauh yaitu dirinya sendiri. “Dalam dunia IT, narsis itu oerlu…” kata beliau. disini juga beliau ngasih tips gimana cara mengelola waktu. yah, kalo lw mau tips yang lengkapnya, silahkan lw menuju ke alamat sini http://romisatriawahono.net. beliau juga bercerita bagaimana enaknya klo kita “dipaksa”, hahahaha….!!! gw susah buat ngejelasinnya nih.

at least but not last, dengan adanya seminar tadi, pikiran gw bisa terbuka, setidaknya kita harus bisa berkreasi sekreatif mungkin dan juga kita harus bisa menganalisa kebutuhan dari lingkungan sekitar kita, setelah itu kita harus bisa berpikir kedepan untuk bisa membuat sesuatu yang tidak hanya dapat mendatangkan keuntungan bagi diri kita melainkan juga bagi orang lain.

to be continued…